TIRAINEWS.COM — Praya – Rangkaian persiapan MotoGP Mandalika yang dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Internasional Mandalika pada 9-11 Oktober 2026 memasuki tahap krusial. Seluruh perlengkapan balapan akan dikirim langsung dari Negeri Sakura, menyusul gelaran seri Jepang yang berlangsung lebih awal di musim balap tahun depan.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia BIZAM, Aidhil Philip Julian, menyatakan gelombang pertama logistik dijadwalkan mendarat di Lombok pada Senin, 5 Oktober 2026. "Kedatangan logistik MotoGP Mandalika melalui udara direncanakan mulai tanggal 5 Oktober 2026 mendatang," ujarnya di BIZAM, Senin (7/9).
Armada Kargo dari Narita dan Kesiapan Apron BIZAM
Delapan pesawat kargo khusus akan diterbangkan secara bertahap dari Bandara Internasional Narita, Jepang. Hampir seluruh perlengkapan tim dan teknis balapan dikirim langsung dari sana karena MotoGP Jepang digelar sebelum putaran Indonesia.
Kesiapan infrastruktur menjadi modal utama. Apron BIZAM saat ini mampu menampung hingga 30 pesawat sekaligus, mencakup wide body, narrow body, private jet, hingga helikopter. Aidhil menegaskan pengaturan parkir pesawat mengikuti SOP yang berlaku tanpa perlakuan khusus, baik untuk pesawat kargo maupun penerbangan reguler.
Lonjakan Penumpang Bukan Masalah, Terminal Baru Terisi 59 Persen
Pihak bandara tidak khawatir menghadapi potensi kepadatan penumpang selama gelaran MotoGP. "Untuk daya tampung terminal bandara, efektif yang digunakan sekarang baru sekitar 59 persen dari kapasitas maksimal. Jadi meski terjadi lonjakan penumpang bukan jadi masalah," imbuh Aidhil.
Operasional layanan penerbangan MotoGP di BIZAM akan berlangsung hingga 12 Oktober 2026, sehari setelah balapan utama usai. Target pertumbuhan penumpang selama periode tersebut dipatok sekitar dua persen.
Extra Flight Masih Menunggu Pengajuan Resmi Maskapai
Sejumlah maskapai telah menyampaikan rencana penambahan penerbangan atau extra flight. Namun, hingga kini belum ada pengajuan resmi yang masuk ke pengelola bandara.
"Seminggu sebelum MotoGP baru akan disampaikan soal extra flight. Untuk saat ini meski sudah ada yang menyampaikan akan ada extra flight tapi belum bisa kita umumkan sebelum ada permintaan resmi dari maskapai," tegas Aidhil.
Kepastian jumlah extra flight baru akan diumumkan setelah dokumen pengajuan diterima, diperkirakan pada akhir September 2026. Seluruh layanan penerbangan selama ajang balap dipastikan tidak akan mengganggu jadwal penerbangan reguler yang sudah berjalan.