TIRAINEWS.COM — Batam RC Boat Event yang digelar pada 5-6 September 2026 di Kebun Raya Nongsa, Batam, menjadi panggung bagi 76 peserta dari berbagai daerah. Mulai dari Batam, Indragiri Hilir, Tanjungpinang, Tanjung Balai Karimun, Jakarta, hingga Singapura turut meramaikan kompetisi ini.
Dari total peserta tersebut, kontingen Inhil yang berada di bawah naungan RC Boat Inhil pimpinan Bowo Jaguar, menurunkan enam orang. Mereka bertanding di kelas elektrik dan engine, dengan hasil yang cukup manis: Juara 2 Kelas Engine FFA, Juara 3 Kelas Elektrik Pancung Brushless, dan Juara 3 Kelas Handmade Brushless.
Sambal Lalak dan Amplang Ikut Balapan
Yang menarik, keikutsertaan rombongan Inhil kali ini tidak sekadar mengejar prestasi. Leni Marlina, satu-satunya peserta perempuan yang turun langsung sebagai player, memanfaatkan momen ini untuk mengenalkan cita rasa Indragiri Hilir. Nama boat-nya saja sudah khas: SB. Sambal Lalak Sungai Getek.
“Event ini selain ikut lomba, juga dapat mengenalkan kuliner Indragiri Hilir, yaitu Sambal Lalak Sungai Getek dan Amplang dari Indragiri Hilir,” kata Leni.
Bagi yang belum familiar, Sambal Lalak adalah sambal khas berbahan dasar ikan yang diolah dengan rempah-rempah pilihan. Teksturnya yang khas dan rasanya yang pedas-gurih membuatnya cocok dijadikan oleh-oleh. Sementara Amplang, kerupuk ikan khas Riau yang renyah, juga ikut diperkenalkan kepada peserta dari Singapura dan daerah lain.
Kesan Hangat dari Tuan Rumah
Wahyu Hidayat, pemimpin rombongan yang juga turun di kelas elektrik dengan boat SB. Kaos Kaki, mengaku terkesan dengan sambutan panitia. Ia menyebut rombongannya dijemput dan diantar sampai pulang, sebuah pengalaman yang mempererat silaturahmi antarkomunitas.
“Ribuan terima kasih yang tidak terhingga kami sampaikan kepada panitia RC Boat Batam. Kami dari peserta boat Inhil disambut dengan baik, dijemput bahkan diantar sampai pulang. Harapan kami, semoga kami bisa mengenalkan karya anak Inhil ke daerah lain bahkan luar negeri,” ujar Wahyu.
Harapan untuk Wadah di Tanah Sendiri
Prestasi di Batam ini membuktikan kapasitas para penghobi RC Boat asal Inhil. Namun, ada satu hal yang mereka harapkan: adanya lokasi atau wadah yang memadai di daerah sendiri untuk berlatih dan mengembangkan bakat.
Dengan semakin terbukanya kesempatan tampil di event lintas negara, para player Inhil optimistis bisa terus berkembang. Bukan tidak mungkin, nama Indragiri Hilir akan semakin dikenal—baik lewat kecepatan boat di atas air, maupun kelezatan sambal dan amplang yang dibawa pulang dari setiap ajang.