TIRAINEWS.COM — PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) mengerahkan lima armada kapal penumpang untuk melayani rute antarpulau dari berbagai pelabuhan di Indonesia. Pelayaran terjadwal tersebut dimulai serentak pada Rabu, 9 September 2026.
Jalur Dobonsolo dan Gunung Dempo Hadapi Kompleksitas Logistik
Dua armada berukuran besar mendominasi trayek terjauh dalam agenda pelayaran kali ini. KM Dobonsolo bertolak dari Pelabuhan Jayapura pukul 19.00 WIT menuju Makassar dengan menyinggahi enam pelabuhan. Pelayaran lintas zona waktu timur dan tengah tersebut memakan waktu empat hari hingga tiba Minggu, 13 September 2026 pukul 22.00 WITA.
Jadwal Lengkap 5 Keberangkatan 9 September 2026
| Kapal | Rute | Berangkat | Tiba | Singgah |
|---|---|---|---|---|
| KM.Pangrango | Malteng Barat → Ambon | 03.00 WIT | 11 Sep, 02.00 WIT | 3 pelabuhan |
| KM.Leuser | Surabaya → Bima | 04.00 WIB | 11 Sep, 14.00 WITA | 3 pelabuhan |
| KM.Tatamailau | Ambon → Kab. Tual | 13.00 WIT | 10 Sep, 19.00 WIT | 2 pelabuhan |
| KM.Gunung Dempo | Surabaya → Sorong | 15.00 WIB | 13 Sep, 14.00 WIT | 5 pelabuhan |
| KM.Dobonsolo | Jayapura → Makasar | 19.00 WIT | 13 Sep, 22.00 WITA | 6 pelabuhan |
Karakteristik KM Dobonsolo menuntut presisi logistik tinggi di setiap dermaga singgah. Kapal berkonsep tiga-dalam-satu ini membawa muatan penumpang, barang, serta kendaraan secara bersamaan. Penanganan arus bongkar muat bertingkat di enam pelabuhan jelas membutuhkan manajemen waktu yang sangat ketat.
Tantangan serupa dihadapi KM Gunung Dempo yang mengarungi lintasan Surabaya menuju Sorong sejak pukul 15.00 WIB. Kapal dijadwalkan singgah di lima pelabuhan sebelum tiba di Papua Barat pada Minggu, 13 September 2026 pukul 14.00 WIT. Rute ini membentang melintasi wilayah Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, hingga Papua Tengah.
Spesifikasi Tangguh Dua Raksasa Meyer Werft
Pelayaran jarak jauh dengan banyak titik persinggahan membutuhkan armada dengan ketahanan fisik prima. KM Dobonsolo mengandalkan bobot kotor 14.403 GT dengan panjang lambung 146,5 meter dan daya angkut 1.974 penumpang. Kapal produksi galangan Meyer Werft, Jerman, bertahun pembuatan 1993 ini beroperasi aktif menyusuri perairan timur nusantara.
KM Gunung Dempo tergolong armada generasi lebih muda yang meluncur dari galangan Meyer Werft pada 2008. Kapal dengan nomor registrasi IMO 9401324 ini memiliki bobot 14.017 GT serta panjang 147 meter. Kapasitas ruang angkutnya mencapai 1.583 penumpang untuk kategori kapal tipe 2.000 pax.
Ketangguhan teknis kedua kapal menjadi tumpuan distribusi manusia dan komoditas antarpulau. Perjalanan laut berhari-hari menuntut stabilitas mesin saat bermanuver sandar berulang kali di pelabuhan berbeda. Kelancaran rantai pasok wilayah timur bertumpu pada kedisiplinan jadwal kedua armada ini.
Jadwal Keberangkatan Tiga Armada Wilayah Timur dan Tengah
Selain trayek panjang, tiga kapal penumpang lainnya bergerak melayani jalur pelayaran regional. KM Tatamailau dijadwalkan bertolak dari Ambon pukul 13.00 WIT menuju Kabupaten Tual dengan singgah di dua pelabuhan. Kapal tipe 1.000 pax berbobot 6.041 GT buatan Jerman tahun 1990 itu dijadwalkan merapat pada Kamis, 10 September 2026 pukul 19.00 WIT.
Dari barat, KM Leuser bertolak dari Surabaya pukul 04.00 WIB menuju Bima dengan melintasi tiga pelabuhan perantara. Kapal berbobot 6.022 GT dengan nomor IMO 9032159 ini dijadwalkan bersandar di Bima pada Jumat, 11 September 2026 pukul 14.00 WITA. Wilayah jelajah KM Leuser mencakup jalur perairan Maluku, Bali, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.
KM Pangrango menjadi armada pembuka rute dengan bertolak dari Saumlaki, Maluku Tenggara Barat, pukul 03.00 WIT menuju Ambon. Kapal tipe 500 pax berkapasitas 496 penumpang ini dijadwalkan menyinggahi tiga pelabuhan perintis di wilayah Maluku. Pelayaran kapal berbobot 2.620 GT tersebut berakhir di Ambon pada Jumat, 11 September 2026 pukul 02.00 WIT.
Akses Tiket dan Ketentuan Check-In Pelabuhan
Calon penumpang dapat memesan tiket resmi melalui aplikasi PELNI Mobile atau situs daring pelni.co.id. Layanan reservasi tiket juga tersedia melalui Contact Center 162 serta loket resmi di pelabuhan keberangkatan. Pemesanan lebih awal disarankan guna mengantisipasi keterbatasan kapasitas kapal.
Calon penumpang wajib tiba di area pelabuhan paling lambat dua jam sebelum jadwal keberangkatan untuk proses check-in. Penumpang dewasa diwajibkan membawa identitas KTP asli untuk pemeriksaan data tiket. Bagi rombongan yang membawa anak-anak, dokumen wajib yang harus ditunjukkan mencakup kartu keluarga atau akta kelahiran resmi.
Seluruh jadwal pelayaran ini tetap memiliki kemungkinan berubah sewaktu-waktu tergantung faktor cuaca atau kendala teknis kapal. Penumpang diminta selalu memantau kanal informasi resmi sebelum menuju dermaga keberangkatan.
Cara Pesan Tiket
- Aplikasi PELNI Mobile atau situs pelni.co.id
- Contact Center PELNI 162
- Loket resmi di pelabuhan keberangkatan
Datang minimal 2 jam sebelum keberangkatan, bawa KTP asli. Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu.