TIRAINEWS.COM — RMS Builds, kanal YouTube yang fokus pada konversi kendaraan off-road, kembali merampungkan proyek elektrifikasi ATV. Setelah sukses mengonversi Yamaha RC450 2004, kini giliran Honda Rancher 2006 yang diubah menjadi kendaraan bertenaga baterai. Donor kali ini dipilih karena sistem penggerak poros (shaft drive) milik Honda, yang dinilai lebih senyap dibandingkan rantai.
Motor Listrik 10 kW dan Baterai 6,1 kWh di Bawah Jok
Motor listrik berkekuatan 10 kilowatt (sekitar 13,4 tenaga kuda) dipasang tepat di ruang mesin bensin aslinya. Sumber energinya berasal dari paket baterai berkapasitas 6,1 kWh. Kontroler dan komponen elektronik pendukung lainnya diletakkan di atas plat yang menempel pada motor mount bagian atas.
Yang menarik, rangka asli Honda Rancher tidak memerlukan modifikasi besar untuk menampung motor listrik yang jauh lebih ringkas. Namun, tantangan terbesar justru muncul saat menyambungkan poros keluaran motor listrik dengan universal joint penggerak diferensial belakang. Proses ini menuntut proses permesinan yang ekstensif dan presisi tinggi.
Bobot Turun 10 Pound, Jarak Tempuh 35 Mil
Dengan seluruh komponen terpasang, bobot total ATV listrik ini mencapai 487 pon. Angka tersebut justru lebih ringan sekitar 10 pon dibandingkan versi standar berbahan bakar bensin yang paling enteng. Untuk jarak tempuh, kreator memperkirakan ATV listrik ini mampu menempuh 35 mil atau sekitar 56 kilometer dalam kondisi normal.
Meski kalah dalam duel drag race melawan Rancher standar, performa akselerasi bukanlah target utama proyek ini. Tujuan utamanya adalah menciptakan ATV yang jauh lebih senyap. Kombinasi motor listrik dan poros penggerak Honda berhasil menghilangkan suara bising khas rantai yang sering terdengar pada konversi Yamaha sebelumnya, terutama saat melaju kencang.
Suara Mesin Menghilang, Nikmatnya Alam Lebih Terasa
Memang masih ada dengung halus dari motor listrik, tetapi kebisingan keseluruhan berkurang drastis dibandingkan versi bensin. Saat berhenti, tidak ada suara idle sama sekali. Hal ini membuat pengalaman berkendara di alam terbuka menjadi lebih tenang dan memungkinkan penikmat suara alam menikmati suasana sekitar tanpa gangguan deru mesin.
Proyek ini menunjukkan bahwa elektrifikasi kendaraan off-road masih terbuka lebar untuk pendekatan mandiri. Di tengah minimnya pilihan ATV listrik pabrikan, pendekatan DIY seperti ini menjadi alternatif nyata bagi pemilik ATV lama yang ingin merasakan sensasi berkendara senyap tanpa harus membeli unit baru.