Pencarian

Kabut Asap Rohul Memburuk, Disdikpora Terapkan PJJ bagi Seluruh Siswa Selama Tiga Hari

Selasa, 25 Agustus 2026 • 19:46:00 WIB
Kabut Asap Rohul Memburuk, Disdikpora Terapkan PJJ bagi Seluruh Siswa Selama Tiga Hari
Kabut asap Rohul memburuk, Disdikpora terapkan PJJ tiga hari demi kesehatan siswa.

ROHUL – Memburuknya kualitas udara di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) akibat kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) membuat Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) setempat bergerak cepat melakukan langkah pencegahan.

Melalui Surat Edaran Nomor 300.2.1/DISDIKPORA-Set/1 yang mengatur Kewaspadaan dan Langkah Antisipasi Dampak Kabut Asap bagi Satuan Pendidikan di Kabupaten Rokan Hulu, Disdikpora menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan para siswa merupakan hal yang tidak bisa ditawar.

Dalam keterangannya, Kepala Disdikpora Rohul, Alreza Ahyu Ka, mengungkapkan bahwa kegiatan belajar mengajar untuk periode Rabu 26 Agustus hingga Jumat 28 Agustus 2026 tetap berlanjut. Namun, prosesnya dialihkan ke sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring dari kediaman masing-masing.

"Untuk sementara, proses pembelajaran tetap berjalan, namun dilaksanakan secara daring dari rumah. Para siswa tidak diizinkan untuk hadir ke sekolah ataupun beraktivitas di luar rumah," ungkap Alreza.

Menurut Alreza, kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk kewaspadaan terhadap ancaman gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap yang dapat membahayakan para murid dan seluruh elemen sekolah.

Seluruh kepala sekolah, tenaga pendidik, staf kependidikan, dan orang tua atau wali murid diminta untuk disiplin dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

"Prioritas kami adalah keselamatan dan kesehatan anak-anak. Kami mengimbau orang tua agar memastikan buah hati mereka tetap tinggal di dalam rumah, tidak bermain atau menjalankan kegiatan di luar selama kondisi udara masih belum pulih," tegasnya.

Pelaksanaan PJJ tetap diminta berjalan optimal namun tanpa membebani siswa secara berlebihan. Di sisi lain, kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan tetap menjalankan tugas rutin seperti biasanya.

Untuk sekolah yang tergabung dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Disdikpora menginstruksikan pihak sekolah berkomunikasi dengan orang tua atau wali melalui grup WhatsApp. Makanan dapat diambil oleh orang tua untuk kemudian disantap oleh siswa di rumah.

Lanjutnya, kelanjutan kebijakan pembelajaran akan dievaluasi seiring dengan perubahan kondisi kualitas udara di Kabupaten Rokan Hulu.

"Kami akan terus memantau perkembangan kualitas udara. Keputusan untuk pembelajaran ke depannya akan diumumkan menyesuaikan kondisi yang ada," tutup Alreza.

Imbauan ini juga direkomendasikan untuk diterapkan oleh institusi pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama serta kementerian atau lembaga lainnya di Kabupaten Rokan Hulu, dengan selalu memperhatikan mutu udara, kesehatan, dan keselamatan para pelajar.

Sumber: cakaplah.com

Follow tirainews.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Saiful
Profil Penulis Saiful

Editor: Das

Lihat Profil

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks