PEKANBARU — Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau memangkas jadwal Operasi Pasar Murah (OPM) pekan ini dari lima menjadi empat hari. Pemangkasan dilakukan lantaran Selasa (25/8) jatuh pada libur nasional Maulid Nabi, sehingga seluruh kegiatan difokuskan berlangsung di Kota Pekanbaru mulai Senin hingga Jumat.
Lokasi Pasar Murah di Pekanbaru: Rumbai hingga Marpoyan Damai
Kegiatan perdana digelar Senin pagi di Halaman Kantor Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai. Rangkaian kemudian berlanjut ke Halaman Kantor Lurah Palas pada Rabu (26/8) di kecamatan yang sama.
Memasuki Kamis (27/8), lokasi bergeser ke Halaman Kantor Kelurahan Industri, Kecamatan Tenayan Raya. Pekan ini ditutup di Halaman Kantor Lurah Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai pada Jumat (28/8).
Daftar Harga Sembako: Beras, Minyakita, hingga Garam
Sejumlah komoditas pokok disiapkan dengan harga terjangkau. Beras SPHP dijual Rp 60.000 per 5 kilogram, sedangkan beras premium merek Anak Daro dan Sokan dibanderol Rp 84.500 per 5 kilogram.
Untuk kebutuhan pokok lainnya, gula pasir dijual Rp 18.000 per kilogram dan minyak goreng Minyakita Rp 15.500 per bungkus. Telur ayam dipatok Rp 49.000 per papan, sementara garam kristal dan garam nusantara masing-masing Rp 2.000 per kemasan.
Warga Diimbau Pakai Masker Saat Berbelanja
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, menyebut lokasi pasar murah berada di ruang terbuka. Kondisi kabut asap yang menyelimuti Pekanbaru membuat pihaknya mengimbau warga memakai masker selama berbelanja.
"Berhubung pada Selasa, 25 Agustus merupakan Hari Libur Maulid Nabi, makanya untuk pekan ini hanya digelar empat kali dan semuanya difokuskan di Kota Pekanbaru," ujarnya, Senin (24/8).
OPM merupakan bagian dari upaya pemerintah menekan angka inflasi di Riau. Dengan harga di bawah pasaran, warga diharapkan bisa memenuhi kebutuhan harian dengan lebih ringan di tengah tekanan harga pangan.