Bayar Utang Kopdes, Pemerintah Siapkan Rp40 T per Tahun dan Pastikan Tak Macet

Pemerintah menyiapkan anggaran Rp40 triliun per tahun untuk membayar cicilan utang Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih ke bank BUMN.
Penulis: Sutomo
Rabu, 02 September 2026 | 23:10:31 WIB

TIRAINEWS.COM — Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi desa. Agar program ini berjalan, perbankan milik negara diminta memberikan pinjaman. Konsekuensinya, negara wajib membayar cicilan secara rutin.

Purbaya menegaskan pembayaran tersebut tidak bakal telat. Yang lebih penting, skema ini tidak boleh mengganggu likuiditas bank BUMN maupun menciptakan kredit macet.

Anggaran Rp40 Triliun per Tahun Sudah Disiapkan

Pemerintah telah menganggarkan dana sebesar Rp40 triliun setiap tahun untuk membayar utang Kopdes ke bank pelat merah. Jumlah itu dinilai cukup untuk menutup cicilan sekaligus menjaga kepercayaan perbankan.

"Kita setiap bayar Rp40 triliun cicilan juga dengan kesiapan perbankan. Jadi, enggak ada keterlambatan pembayaran cicilan pemerintah. Kita harus menjaga kondisi sistem perbankan kita," ujar Purbaya di Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Pernyataan ini keluar setelah muncul kekhawatiran bahwa program Kopdes bisa membebani bank BUMN jika pemerintah lalai mencicil. Dengan komitmen dana tahunan yang jelas, risiko gagal bayar dianggap sudah ditekan sejak awal.

Skema Khusus untuk Mencegah Kredit Macet

Purbaya tidak hanya menjanjikan kelancaran cicilan. Ia juga memastikan pemerintah tidak akan membiarkan kredit program Kopdes berubah menjadi macet.

Namun, mantan Kepala Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu belum mau membeberkan mekanisme pengamanannya. Ia hanya menyebut pemerintah akan mencari cara khusus agar semua kewajiban terpenuhi.

"Nanti kita akan carikan cara khusus untuk memastikan semuanya bisa berjalan dengan lancar. Kita lihat nanti ada nggak cara untuk memastikan kewajiban pemerintah yang harus dibayarkan, bisa kita bayarkan," terangnya.

Kas Negara Cukup: Klarifikasi Soal Rp8,1 Triliun

Purbaya juga menegaskan sumber dana pembayaran Kopdes berasal dari kas negara, bukan uang pribadi. Saat ini saldo tunai pemerintah tercatat melebihi Rp510 triliun, jauh di atas kebutuhan cicilan tahunan.

"Pokoknya ada Rp510 triliun lebih cash-nya sekarang. Kalau dibilang uang saya Rp8,1 triliun, ya nggak. Sudah disiapkan kok Rp40 triliun," tandas Purbaya.

Pernyataan itu sekaligus menjawab spekulasi yang beredar di publik bahwa pembiayaan Kopdes ditopang dana pribadi sejumlah orang. Purbaya menegaskan seluruh komitmen pembayaran dilakukan melalui mekanisme APBN.

Dengan jaminan dana tahunan yang tersedia, program Kopdes Merah Putih diharapkan berjalan sesuai rencana tanpa mengganggu kinerja perbankan nasional. Pemerintah pun menegaskan komitmennya menjaga stabilitas sistem keuangan, khususnya di tengah ekspansi kredit ke sektor desa yang kian agresif.

Reporter: Sutomo