TIRAINEWS.COM — Normalisasi difokuskan di saluran parit Dusun 15 Pematang Johar, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, yang berbatasan langsung dengan KIM Blok 5. PT KIM menerjunkan tim lapangan bersama warga untuk mengangkat sisa limbah dan membuangnya ke lokasi yang semestinya, sehingga aktivitas masyarakat setempat tidak terganggu.
Koordinasi dengan Gakkum DLH Sumut
PT KIM menyatakan menyesalkan insiden kebakaran yang dipicu pencemaran limbah tersebut. Perusahaan telah berkoordinasi dengan Penegak Hukum Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara (Gakkum DLH Provsu) untuk mengusut tuntas kejadian ini sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di sektor lingkungan hidup.
"Sebagai pengelola kawasan, kami menyesali terjadinya kebakaran akibat pencemaran limbah yang telah merugikan masyarakat sekitar dan tentunya melanggar peraturan perundang-undangan," ujar Direktur Pengembangan & Operasional PT KIM Taufik Akbar dalam keterangan resminya, Senin (24/8).
Uji Laboratorium Jadi Alat Bukti
Tim laboratorium PT KIM telah mengambil sampel limbah yang diduga masyarakat bersumber dari perusahaan di dalam kawasan KIM. Saat ini sampel tersebut tengah diuji di laboratorium PT KIM, dan hasilnya akan diserahkan kepada Gakkum DLH Provsu sebagai bagian dari alat bukti pengusutan kasus.
Taufik meminta maaf kepada masyarakat yang terdampak atas kejadian tersebut. Dia memastikan perusahaan akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mengusut kasus ini hingga tuntas.
Imbauan bagi Perusahaan di Dalam Kawasan
PT KIM mengimbau seluruh perusahaan yang beroperasi di kawasan industrinya untuk mematuhi peraturan perundang-undangan dalam menjalankan kegiatan usaha. Imbauan ini menjadi peringatan tegas agar insiden serupa tidak terulang kembali.
"Kami juga mengimbau setiap perusahaan di KIM untuk tidak melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam melakukan kegiatan usahanya," tegas Taufik.
Kegiatan normalisasi ini merupakan bagian dari upaya memastikan lingkungan di sekitar Dusun 15 Pematang Johar pulih kembali pascakebakaran. PT KIM menargetkan pemulihan lingkungan dapat berjalan cepat agar masyarakat dapat segera melanjutkan aktivitas sehari-hari mereka tanpa hambatan.