TIRAINEWS.COM — Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, membantah keras narasi yang beredar di masyarakat. Ia menegaskan tidak ada pembicaraan maupun langkah resmi terkait pengunduran diri, termasuk komunikasi dengan pihak Istana.
"Itu hoaks. Tidak benar Prof Nasaruddin Umar mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Agama," tegas Thobib dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (26/8).
Isu Beredar di Tengah Agenda Prioritas Kementerian
Kabar tersebut muncul di tengah kesibukan Kemenag menuntaskan sejumlah program prioritas nasional. Thobib menuturkan, Nasaruddin Umar masih menjalankan tugas dan fungsi sebagaimana diamanatkan presiden.
"Tidak ada pula pembicaraan terkait hal tersebut dengan pihak Istana," ujarnya menambahkan.
Sebelumnya, beredar narasi bahwa Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini akan berkonsentrasi penuh pada bursa kepemimpinan organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia tersebut.
Sikap Tegas Kemenag dan Mekanisme Pergantian Menteri
Penegasan ini menjadi sinyal bahwa posisi Nasaruddin Umar di Kabinet Merah Putih aman. Meski demikian, isu ini kembali mengingatkan publik pada mekanisme konstitusional pergantian pejabat negara.
Dalam praktiknya, pengunduran diri seorang menteri harus diajukan secara tertulis kepada presiden. Proses pergantian pun membutuhkan penerbitan Keputusan Presiden (Keppres) tentang pemberhentian dan pengangkatan pejabat baru, yang tentunya tidak bisa dilakukan secara instan.
Hingga berita ini diturunkan, tidak ada dokumen resmi atau pernyataan presiden yang mengindikasikan adanya perombakan kabinet. Kemenag meminta seluruh pihak tidak mudah mempercayai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan sumbernya.
"Kami mengimbau masyarakat untuk mengonfirmasi kebenaran informasi melalui kanal resmi Kemenag," kata Thobib.