TIRAINEWS.COM — Pasar Jambu Dua di Kota Bogor, Jawa Barat, tengah didorong bertransformasi dari pasar konvensional menjadi destinasi wisata kekinian dengan identitas khasnya sendiri. Gagasan ini diangkat lewat workshop bertajuk "Dari Pasar Jadi Destinasi" yang digelar 22-23 September 2026, melibatkan pengelola pasar, tenant, pemerintah, hingga pelaku ekonomi kreatif. Pasar ini digadang menjadi ruang kuliner lokal, laboratorium UMKM, sekaligus tempat berkumpul komunitas kreatif di Bogor.
Selama ini pasar tradisional identik dengan aktivitas belanja kebutuhan sehari-hari. Pasar Jambu Dua mulai bergerak ke arah berbeda, bukan sekadar tempat transaksi jual beli, tetapi juga ruang interaksi sosial dan bagian dari pengalaman pengunjung terhadap Kota Bogor.
Identitas Sendiri yang Sedang Dibangun
Ketua REKA Bogor, Georgian Marcello, menilai Pasar Jambu Dua punya potensi menarik yang belum banyak digarap. Pasar ini tidak hanya menjadi bagian dari aktivitas ekonomi warga, tetapi berpeluang menjadi ruang sosial bagi pengunjung Kota Bogor.
"Kami sedang mengupayakan bagaimana caranya supaya Jambu Dua ini punya identitas sendiri. Kenapa Jambu Dua itu dibranding Pasar Santanya Bogor, M Bloknya Bogor, padahal Pasar Jambu Dua punya identitasnya sendiri," kata Georgian kepada detikTravel, Selasa (22/9).
Menurut Georgian, pendekatan yang dipakai bukan sekadar membenahi pasar secara fisik. Yang lebih penting, menciptakan alasan baru bagi orang untuk datang, tinggal lebih lama, berinteraksi, dan akhirnya punya keterikatan dengan tempat tersebut.
Beda dari Blok M dan Pasar Santa
Kepala Pasar Jambu Dua, Iwan Arief, menambahkan Pasar Jambu Dua memiliki perbedaan dengan tempat lain seperti Blok M atau Pasar Santa. Soal rasa dan penjual saja sudah beda, meski modelnya memang mirip. Jambu Dua, katanya, punya identitas sendiri.
Dari workshop tersebut, Pasar Jambu Dua didorong sebagai pasar bagi anak-anak muda dan keluarga. Dua segmen ini menjadi sasaran utama, dengan penawaran kuliner lokal dan kekinian serta ruang kolaborasi bagi komunitas kreatif di Kota Bogor.
Ruang Kreatif dan Laboratorium UMKM
Kawasan Pasar Jambu Dua diarahkan menjadi ruang ekonomi yang menarik bagi pengunjung. Upaya ini diharapkan membantu keberlangsungan usaha para tenant UMKM sekaligus menghadirkan suasana pasar yang lebih hidup lewat berbagai aktivitas kreatif.
Melalui program Reka Reka Jambu Dua, pasar ini diharapkan menjadi laboratorium UMKM, ruang kreatif dan kolaboratif, hingga destinasi kuliner dengan karakter khas. Konsep itu menjadikan Pasar Jambu Dua bukan hanya tempat belanja, tetapi juga ruang berkumpul dan berekspresi.
Yang Bisa Dilakukan Pengunjung
- Mencicipi kuliner lokal dan kekinian dari tenant UMKM yang ada di kawasan pasar
- Menjelajahi ruang kreatif dan area kolaboratif yang sedang dikembangkan
- Menghabiskan waktu lebih lama untuk berinteraksi dan menikmati suasana pasar
- Mengikuti aktivitas kreatif yang digelar komunitas di kawasan Jambu Dua
Cara Menuju Lokasi
Pasar Jambu Dua berada di Kota Bogor, Jawa Barat, dan bisa dijangkau dari pusat kota menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Untuk rute transportasi umum dan jam operasional terkini, informasi dapat dikonfirmasi via dinas pariwisata setempat atau pengelola pasar.
Tips Berkunjung
Datang pada jam ramai pasar untuk merasakan suasana paling hidup. Bawa uang tunai secukupnya untuk belanja di tenant UMKM, dan sempatkan mampir ke area kreatif yang sedang dikembangkan. Jika ingin tahu jadwal aktivitas komunitas, tanyakan langsung ke pengelola saat berkunjung.
Pasar Jambu Dua kini menjadi salah satu daya tarik wisata baru di Kota Bogor yang menarik dicoba. Alokasikan waktu satu hingga dua jam untuk menjelajah kuliner dan ruang kreatifnya, lebih lama jika ingin mengikuti aktivitas komunitas yang sedang berlangsung.