TIRAINEWS.COM — Marco Bezzecchi keluar sebagai pemenang Pertamina MotoGP Mandalika 2026 setelah memanfaatkan kesalahan Raul Fernandez di lap-lap akhir, Minggu (11/10). Kemenangan pembalap Aprilia itu mempertahankan satu-satunya tradisi unik Sirkuit Pertamina Mandalika: belum ada pembalap yang mampu menang dua kali sejak 2022.
Bertanding di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, Bezzecchi sebenarnya tidak start dari posisi terdepan. Ia mengamankan posisi kedua saat balapan dimulai, lalu membangun ritme hingga masuk ke persaingan terdepan pada fase akhir lomba.
Titik balik terjadi beberapa lap sebelum finis. Raul Fernandez yang berada di depan melakukan blunder dengan melebar dari jalur ideal, membuka celah yang langsung dimanfaatkan Bezzecchi untuk mengambil alih posisi terdepan dan mengunci kemenangan.
Lima Edisi, Lima Nama Berbeda di Podium Tertinggi
Tradisi unik MotoGP Mandalika berlanjut. Sejak balapan pertama digelar pada 2022, tidak ada satu pun pembalap yang berhasil menang dua kali di sirkuit berjuluk Sirkuit Pertamina Mandalika tersebut.
Miguel Oliveira membuka daftar pemenang pada 2022 ketika masih memperkuat KTM. Saat itu ia mengalahkan Fabio Quartararo dan Johann Zarco.
Musim berikutnya, Francesco Bagnaia dari Ducati naik ke podium tertinggi pada 2023, meninggalkan Maverick Vinales dan Quartararo di belakangnya.
Jorge Martin, yang kala itu masih membela Pramac, menambah daftar nama berbeda pada 2024 dengan mengalahkan Pedro Acosta dan Bagnaia.
Pada 2025, giliran rookie Fermin Aldeguer yang mengejutkan. Pembalap Gresini itu menang atas Acosta dan rekan setimnya, Alex Marquez.
Daftar Pemenang MotoGP Mandalika
- 2022: Miguel Oliveira
- 2023: Francesco Bagnaia
- 2024: Jorge Martin
- 2025: Fermin Aldeguer
- 2026: Marco Bezzecchi
Marc Marquez Akhirnya Finis di Mandalika
Selain rekor pemenang berbeda, Pertamina MotoGP Mandalika 2026 mencatat fakta baru. Untuk kali pertama, Marc Marquez berhasil finis di Mandalika dalam balapan grand prix.
Catatan itu melengkapi narasi sirkuit yang sejak debutnya selalu menghadirkan kejutan. Karakter trek yang menuntut presisi tinggi kerap membuat pembalap terdepan terjebak kesalahan, seperti yang dialami Fernandez pada edisi kali ini.
Bezzecchi pun menutup pekan balap di Lombok dengan hasil maksimal. Kemenangannya memastikan Mandalika tetap menjadi satu-satunya sirkuit di kalender MotoGP yang belum pernah melahirkan juara bertahan dua tahun berturut-turut.