TIRAINEWS.COM — Kapal pinisi KM Feronia terbalik di perairan Batu Bolong, Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Selasa (13/10/2026) sore. Kapal berbobot GT 51 itu mengangkut 25 wisatawan dan lima kru ketika dihantam arus kuat di sekitar perairan Tatawa Besar. Sebanyak 24 wisatawan dan lima kru berhasil dievakuasi, sementara satu wisatawan domestik masih dalam pencarian.
KM Feronia berangkat dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo pada Selasa pagi menuju Pulau Rinca di kawasan TN Komodo. Insiden terjadi saat kapal dalam perjalanan kembali ke Marina Labuan Bajo, setelah para wisatawan menyelesaikan aktivitas diving di perairan Manta.
Dari total 25 wisatawan di kapal, 21 orang merupakan turis asing dan empat lainnya wisatawan domestik. Hingga Selasa malam, satu penumpang bernama Veronica Beatrix Jessica (23) belum ditemukan.
Kronologi Kapal Terbalik Dihantam Arus
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo Stephanus Risdiyanto menyatakan kapal terbalik setelah diterjang arus kuat saat kondisi air laut pasang tinggi.
"Saat melintasi perairan sekitar Tatawa Besar, kapal dihantam oleh arus kuat hingga terbalik," kata Stephanus, Selasa (13/10/2026) malam, dikutip dari detikBali.
Nakhoda KM Feronia, Isran, menuturkan kapal tiba-tiba dihantam arus dari sisi kiri hingga kehilangan keseimbangan. Kondisi cuaca saat kejadian disebut cukup baik, dengan masalah utama pada kekuatan arus laut.
"Kapal hanya dihantam arus, terus kapal terbalik," ujar Isran seusai proses evakuasi di Pelabuhan Marina Labuan Bajo.
Proses Evakuasi 29 Orang Berlangsung Bertahap
Saat kapal mulai terbalik, sebagian besar wisatawan berada di upper deck. Isran langsung membuka life raft untuk menyelamatkan para penumpang, namun ia belum mengetahui ada satu orang yang tertinggal di dalam kapal.
"Saya hanya fokus ke tamu, terus buka life raft, tamu naik, dah gitu saja," kata Isran.
Keberadaan penumpang yang hilang baru diketahui setelah seluruh wisatawan dan kru yang berhasil dievakuasi dihitung bersama pemandu. Sebanyak 24 wisatawan dan lima kru dibawa kembali ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo secara bertahap sejak sore hingga malam.
Pencarian Veronica Beatrix Jessica Dilakukan Bertahap
Tim SAR gabungan melakukan pencarian hingga pukul 18.00 Wita, tetapi belum menemukan keberadaan Veronica. Pencarian akan kembali dilanjutkan pada Rabu (14/10).
Seorang penumpang berada di dalam toilet saat kapal terbalik dan diduga terjebak di dalam kapal. "Posisi tamu ada di upper deck dan satu orang di toilet," kata Isran.
Dugaan Sementara: Keterlambatan Antisipasi Arus Pasang
KSOP Labuan Bajo menyebut dugaan awal kecelakaan berkaitan dengan keterlambatan nakhoda dalam mengantisipasi arus kuat ketika air berada pada kondisi pasang tertinggi. Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses investigasi.
Bagi wisatawan yang berencana menjalani trip kapal di kawasan TN Komodo, informasi terkini soal kondisi perairan dan status operasional kapal dapat dikonfirmasi melalui KSOP Labuan Bajo atau dinas pariwisata setempat.