Pencarian

Pertamina Kirim 26.200 KL BBM ke Bali, Redakan Antrean di SPBU

Rabu, 14 Oktober 2026 • 08:43:01 WIB
Pertamina Kirim 26.200 KL BBM ke Bali, Redakan Antrean di SPBU
Kapal pengangkut BBM bersandar di Terminal BBM Sanggaran untuk menambah pasokan Pertalite dan Pertamax ke Bali.

TIRAINEWS.COM — PT Pertamina (Persero) menyalurkan total 26.200 kiloliter bensin jenis Pertalite dan Pertamax ke Bali secara bertahap untuk mengatasi antrean panjang di sejumlah SPBU. Pasokan didatangkan lewat kapal pengangkut yang dijadwalkan sandar di Terminal BBM Sanggaran dan Manggis pada 12, 14, dan 16 Oktober 2026. Langkah ini diambil setelah warga di Denpasar, Badung, Tabanan, dan sejumlah kabupaten lain berbondong-bondong mengisi bahan bakar karena khawatir kehabisan stok.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, memastikan proses penyaluran BBM ke SPBU langsung dioptimalkan begitu kapal pengangkut tiba dan sandar di terminal. Perusahaan mengklaim terus memantau kondisi stok sekaligus tingkat konsumsi harian di lapangan.

"Dengan sandarnya kapal pengangkut BBM, kami memperkuat pasokan Pertalite dan Pertamax untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bali. Penyaluran ke SPBU terus kami optimalkan dengan mempertimbangkan kondisi stok dan tingkat konsumsi di masing-masing wilayah," ujar Ahad dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (14/10/2026).

Rincian Pasokan Tahap Awal

Penguatan pasokan tahap pertama dilakukan melalui kapal bermuatan 18.000 KL Pertalite dan 2.500 KL Pertamax. Distribusi itu dialokasikan untuk menopang rata-rata konsumsi harian Pertalite di Bali yang mencapai sekitar 2.200 KL per hari.

Angka konsumsi harian tersebut menjadi acuan Pertamina dalam merencanakan pasokan dan mengatur prioritas distribusi ke tiap SPBU. Perusahaan juga mempercepat proses pembongkaran muatan dari terminal agar bensin segera tersalur ke pompa bensin.

Antrean Dipicu Kepanikan Warga

Antrean kendaraan muncul di sejumlah SPBU di Bali dalam beberapa hari terakhir, termasuk di Denpasar, Badung, dan Tabanan. Warga menduga antrean terjadi karena kelangkaan pasokan.

Pertamina menilai lonjakan antrean lebih dipicu kepanikan masyarakat yang takut kehabisan BBM, sehingga berbondong-bondong mengisi bahan bakar secara bersamaan. Pola pembelian serentak seperti itu membuat permintaan di SPBU melonjak dalam waktu singkat, meski stok di terminal masih tersedia.

Evaluasi Stok dan Imbauan ke Warga

Selain mempercepat distribusi, Pertamina melakukan evaluasi kebutuhan BBM secara berkala berdasarkan perkembangan stok di setiap wilayah. Langkah itu untuk menjaga kesinambungan pasokan bensin di seluruh Bali.

Perusahaan mengimbau masyarakat Bali membeli BBM sesuai kebutuhan harian dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Imbauan ini menyasar pola konsumsi yang cenderung menumpuk stok pribadi saat pasokan sedang dalam proses penambahan.

Bagi warga Bali, kelancaran pasokan BBM menentukan mobilitas harian, mulai dari perjalanan kerja hingga aktivitas pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi pulau. Penambahan 26.200 KL secara bertahap menjadi ujian bagi kesiapan Pertamina menyeimbangkan distribusi di wilayah dengan konsumsi harian tinggi seperti Bali.

Sumber: cnbcindonesia.com

Follow tirainews.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks