MapQuest Rebut Puncak App Store AS Usai Tolak Ganti Nama Danau Ontario di Peta

MapQuest menjadi aplikasi nomor satu di App Store AS setelah mempertahankan nama Danau Ontario di layanannya.
Penulis: Yasir
Rabu, 02 September 2026 | 17:23:01 WIB

TIRAINEWS.COM — Persaingan aplikasi peta di pasar AS memanas bukan karena fitur navigasi, melainkan kebijakan politik. MapQuest, platform pemetaan yang beroperasi sejak era 1990-an, kini menikmati lonjakan popularitas luar biasa setelah menjadi satu-satunya layanan besar yang menolak mengubah nama Danau Ontario di platformnya.

Kebijakan Apple dan Google Picu Migrasi Pengguna

Apple Maps secara resmi memperbarui penamaan danau tersebut menjadi Danau Amerika untuk pengguna di wilayah Amerika Serikat, mengikuti keputusan Google yang sudah lebih dulu memperbarui petanya beberapa waktu setelah perubahan nama masuk ke Sistem Informasi Nama Geografis AS (GNIS).

Perubahan ini berlaku spesifik berdasarkan lokasi pengguna. Pengguna Apple Maps di Kanada tetap akan melihat nama Danau Ontario, sementara pengguna di luar AS dan Kanada akan melihat kedua nama tersebut ditampilkan secara bersamaan.

Ancaman Langsung Peta MapQuest di App Store

MapQuest memilih mempertahankan nama Danau Ontario dalam layanannya dengan alasan menggunakan nama yang sudah dikenal pengguna. Keputusan ini justru menjadi berkah. Data menunjukkan jumlah unduhan MapQuest meroket hingga menempatkan aplikasi tersebut sebagai aplikasi nomor satu di App Store AS dan masuk peringkat enam besar di Google Play Store.

Lonjakan ini menandai kebangkitan mengejutkan bagi layanan peta yang selama bertahun-tahun kalah pamor dari Google Maps dan Apple Maps.

Arahan Gedung Putih dan Dampaknya

Perubahan nama ini merupakan tindak lanjut dari perintah eksekutif Presiden Trump yang ditandatangani pada 27 Agustus kemarin. Perintah tersebut memberikan tenggat 30 hari kepada Departemen Dalam Negeri AS untuk memperbarui penamaan danau tersebut dalam database federal.

"Sebagai pengakuan atas sumber daya ekonomi yang berkembang pesat ini dan betapa pentingnya bagi perekonomian Bangsa kita dan rakyatnya, saya memerintahkan agar Danau tersebut secara resmi diganti namanya menjadi Danau Amerika," bunyi perintah eksekutif tersebut.

Ini bukan kali pertama perusahaan teknologi tunduk pada arahan politik semacam ini. Tahun lalu, Google dan Apple juga mengubah nama Teluk Meksiko menjadi Teluk Amerika di platform mereka mengikuti perintah Trump. Sementara itu, pengumuman pembaruan Apple Maps ini hadir setelah John Ternus resmi menjabat sebagai CEO baru Apple.

Reporter: Yasir