Anggaran Makan Bergizi Gratis 2027 Disiapkan Rp 232,5 Triliun, Sasar 72,4 Juta Penerima
TIRAINEWS.COM — Badan Gizi Nasional (BGN) tengah memfinalisasi rencana anggaran untuk tahun 2027. Lembaga tersebut mengusulkan pagu belanja sebesar Rp 240,21 triliun sebagaimana tertuang dalam Surat Bersama Pagu Anggaran (SBPA) Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Kepala Bappenas.
Porsi Terbesar untuk Program Prioritas
Dari total pagu tersebut, alokasi untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai Rp 232.503.133.201.000, atau sekitar 96,8 persen dari keseluruhan belanja BGN. Nilai ini telah mengalami efisiensi sebesar Rp 30 triliun dari pagu indikatif awal yang dirancang sebesar Rp 265,5 triliun untuk komponen penerima manfaat.
Kepala BGN Sudaryono menegaskan bahwa sebagian besar belanja lembaga diarahkan langsung untuk penyediaan menu MBG. "Jadi komposisi anggaran kami yang besar ini, memang 97% itu digunakan dan dikonversi menjadi menu MBG yang disajikan kepada penerima manfaat," ujarnya di Kompleks Parlemen, Jakarta.
Rincian Target Penerima Manfaat
Program ini dirancang dengan dua kelompok sasaran utama. Pertama, anak sekolah di seluruh jenjang pendidikan, dan kedua, kelompok ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang disebut kelompok 3B.
Untuk kelompok anak sekolah, BGN menargetkan 60.599.777 penerima dengan alokasi dana Rp 198,96 triliun. Rinciannya meliputi:
- 6.383.018 anak PAUD/RA/TK/sederajat
- 24.517.310 anak SD/MI/sederajat
- 11.509.238 anak SMP/MTs/sederajat
- 10.417.813 anak SMA/MA/SMK/sederajat
- 143.547 anak SLB
- 2.976.055 santri
Sementara itu, kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita ditargetkan sebanyak 11.865.109 orang dengan anggaran Rp 33,53 triliun. Secara keseluruhan, total penerima manfaat MBG pada 2027 mencapai 72.464.886 orang.
Skema Bertahap 2025–2029
Anggaran yang disiapkan ini merupakan bagian dari pelaksanaan MBG yang berjalan bertahap dari 2025 hingga 2029. Sudaryono menjelaskan bahwa program ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui perbaikan asupan gizi kelompok sasaran.
"MBG merupakan salah satu program prioritas nasional yang diselenggarakan dalam bentuk pemberian makan bergizi gratis, secara bertahap tahun 2025 sampai 2029," jelas Sudaryono.
Bagaimana Masyarakat Mendapatkan Informasi Resmi?
Perlu digarisbawahi, anggaran yang dibahas saat ini baru merupakan pagu untuk tahun 2027. Masyarakat yang masuk kategori penerima—peserta didik maupun ibu hamil/menyusui—tidak perlu melakukan pendaftaran mandiri melalui calo atau pihak tidak resmi.
Penetapan penerima dilakukan oleh pemerintah berdasarkan data dan koordinasi dengan satuan pendidikan serta fasilitas kesehatan setempat. Informasi lengkap mengenai jadwal penyaluran dan mekanisme pendataan akan diumumkan melalui kanal resmi BGN dan DPR RI menjelang tahun pelaksanaan anggaran.