TIRAINEWS.COM — Kepastian tersebut diumumkan langsung oleh Mohamad Prapanca pada Rabu (9/9). "Sudah resmi [pertandingan Persija versus Persib di Stadion Utama Gelora Bung Karno] ya. Alhamdulilah. Semoga menang tiga poin untuk Persija," ujarnya kepada CNN Indonesia.
Sebelumnya, izin yang diberikan kepolisian baru bersifat lisan. Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, sempat menyampaikan hal itu, namun kini dokumen resmi telah dikantongi manajemen tim berjuluk Macan Kemayoran.
Enam Tahun Menanti Laga di Senayan
Kabar ini menjadi momen istimewa bagi pendukung Persija. Terakhir kali tim kesayangan mereka berlaga di stadion kebanggaan nasional itu terjadi pada 2019. Setelahnya, Persija selalu menjalani laga kandang di luar Jakarta karena berbagai kendala perizinan dan regulasi.
Manajemen Persija sejatinya mengajukan dua venue sebagai markas pada musim ini, yakni GBK dan Jakarta International Stadium (JIS). Namun, JIS yang juga menjadi opsi utama tengah menjalani masa perawatan, sehingga GBK menjadi pilihan tunggal untuk laga melawan Persib nanti.
Proses Perizinan Berlapis Sebelum Derbi Tersaji
Untuk mendapatkan izin keramaian, manajemen Persija tidak hanya berurusan dengan kepolisian. Sebelum mengajukan surat resmi, mereka lebih dulu meminta persetujuan penggunaan stadion kepada PPKGBK selaku pengelola kawasan Senayan dan PSSI sebagai induk organisasi sepak bola nasional.
Rangkaian birokrasi itu kini telah rampung, membuka jalan bagi terselenggaranya laga bertajuk Derbi Indonesia di ibu kota.
Modal Berbeda Jelang Laga
Kedua tim datang dengan hasil positif di pekan pembuka. Persija mencuri tiga poin di kandang Borneo FC, Samarinda, lewat kemenangan tipis 1-0 di Stadion Segiri. Sementara itu, Persib lebih perkasa dengan membungkam PSM Makassar 3-1 di hadapan pendukungnya sendiri di Bandung.
Pertandingan pekan kedua ini tentu akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kedua pelatih untuk mengukur kekuatan timnya di kompetisi musim ini.