TIRAINEWS.COM — Pemerintah menyiapkan Agen Perlinsos untuk membantu warga mendaftar PKH dan BPNT 2027. TNI-Polri hingga penyuluh pertanian diterjunkan sampai tingkat RT bagi warga yang tak punya ponsel pintar.
Pendaftaran bansos tahun 2027 akan lebih banyak lewat jalur digital. Masalahnya, tidak semua warga punya ponsel pintar atau terbiasa memakai aplikasi. Agen Perlinsos hadir sebagai jembatan agar bantuan tetap sampai ke orang yang tepat.
1. Apa Itu Agen Perlinsos
Agen Perlinsos adalah petugas yang membantu masyarakat mendaftar sebagai calon penerima PKH dan BPNT lewat sistem Perlinsos Digital. Mereka menyasar warga yang kesulitan mengakses layanan digital, terutama yang tidak punya telepon pintar atau tidak terbiasa memakai aplikasi.
2. Siapa Saja yang Dilibatkan
Bukan cuma satu instansi. Pemerintah mengerahkan TNI-Polri, Kementerian Agama, hingga penyuluh pertanian untuk turun membantu pendataan. Semua unsur yang punya jaringan sampai ke masyarakat ikut digerakkan masuk ke tingkat RT.
3. Alasan TNI-Polri Turun ke RT
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut warga di wilayah terpencil, seperti kawasan pegunungan dan perkampungan, berpotensi sulit mengakses layanan digital. Karena itu, petugas dikerahkan sampai tingkat rukun tetangga.
"Supaya yang di gunung-gunung sana, di kampung-kampung itu, yang sulit dicapai mungkin oleh orang yang punya HP, itu TNI-Polri itu turun. Jadi itu menunjukkan keadilan," kata Luhut usai rapat RTM di Kantor Kementerian Sosial, Rabu (30/9/2026).
4. Bukan Cuma TNI-Polri
Luhut menegaskan gerakan ini melibatkan banyak pihak, bukan hanya aparat keamanan. Semua diarahkan masuk ke RT karena banyak warga di sana belum punya ponsel pintar generasi baru.
"Semua menggerakkan masuk ke RT semua, yang jalan ke RT. Karena di RT itu mungkin orangnya tidak punya HP yang baru, jadi TNI-Polri, Kementerian Agama, Penyuluh Pertanian semua kita libatkan. Ini menurut saya satu gerakan nasional yang diarahkan Presiden yang menurut saya sangat baik sekali," ujarnya.
5. Peran Agen untuk Validasi Data
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menilai agen penting karena tidak semua warga punya ponsel yang bisa mengunduh aplikasi. Makin banyak agen, makin cepat proses validasi data penduduk Indonesia.
"Kita harapkan nanti agennya akan lebih banyak lagi. Karena agennya penting sekali. Tidak semua masyarakat kita punya handphone. Tidak punya handphone yang smart, yang bisa men-download aplikasi," kata Tito.
6. Target Data Rampung Akhir 2026
Penguatan Perlinsos Digital berjalan seiring rencana uji coba bansos tunai pada kuartal I-II 2027. Pemutakhiran data penerima ditargetkan selesai akhir 2026, sebelum mekanisme penyaluran baru diuji. Verifikasi dan pemadanan data tetap dilakukan sebelum seseorang ditetapkan sebagai penerima bantuan.
Agen Perlinsos jadi kunci agar digitalisasi bansos tidak meninggalkan warga tanpa akses teknologi. Pemutakhiran data yang rampung akhir 2026 akan menentukan lancarnya uji coba penyaluran tunai awal 2027.