Pencarian

Banijay Entertainment Andalkan Penulis di Balik Strategi Serial Global

Kamis, 01 Oktober 2026 • 15:01:31 WIB
Banijay Entertainment Andalkan Penulis di Balik Strategi Serial Global
Banijay Entertainment memaparkan strategi pengembangan serial global dalam panel industri Iberseries & Platino Industria.

TIRAINEWS.COM — Banijay Entertainment mengungkap pendekatan strategi serialnya di forum Iberseries & Platino Industria, dengan menempatkan penulis sebagai fondasi utama pengembangan konten. Perusahaan yang menaungi 170 label di 25 wilayah itu menegaskan skala global bukan titik awal, melainkan kemampuan menemukan dan membina talenta penulis. Strategi ini menjadi jawaban atas pasar serial yang makin padat dan kompetitif.

Banijay Entertainment membeberkan cara kerja di balik produksi serialnya dalam panel industri Iberseries & Platino Industria. Steve Matthews, head of scripted creative perusahaan tersebut, menyatakan strategi global mereka tidak dimulai dari skala, platform, atau tren pasar. Titik awalnya adalah penulis.

Pernyataan itu disampaikan dalam diskusi yang juga menghadirkan Maria Grazia Vairo dari Groenlandia (Italia), Simone Oliviera dari A Fábrica (Brasil), dan Carolina Bang, CEO Pokeepsie Films (Spanyol). Ketiganya mewakili pasar yang berbeda, tetapi menghadapi tantangan serupa: menemukan materi dan talenta yang cukup kuat untuk bersaing di lanskap serial yang kian padat.

Penulis sebagai Fondasi, Bukan Skala

Matthews menegaskan bahwa tantangan Banijay adalah membangun jaringan internasional tanpa menyeragamkan identitas kreatif tiap perusahaan di bawahnya. Menurut dia, semua label tersebut dibangun atas dasar kreativitas, talenta, dan penulisan.

Vairo sepakat dengan pandangan itu. Saat ditanya bagaimana produser menyeimbangkan daya tarik komersial dengan ambisi kreatif, ia menjawab singkat.

"Good writers, I mean, it really boils down to that," ujar Maria Grazia Vairo, director of content Groenlandia.

Groenlandia membangun daftar produksinya dari cerita orisinal, sering kali diangkat dari peristiwa nyata dan tokoh yang jarang dilirik. Serial tentang band pop Italia 883, misalnya, awalnya dirancang untuk satu musim sebelum akhirnya menjadi hits yang berlanjut.

Boot Camp Dua Kali Setahun untuk Penulis Baru

Dalam wawancara dengan Variety, Matthews menjelaskan program boot camp empat hari yang digelar dua kali setahun. Banijay mengundang penulis dan produser dari berbagai label untuk mengembangkan ide atau skrip selama periode tersebut.

Matthews menyebut kebutuhan pelatihan dan peningkatan keterampilan penulis serta produser baru terus tumbuh. Penyebabnya, boom layanan streaming membuat sejumlah sekolah pengembangan di Eropa mengalami penurunan.

"My real pleasure is looking for writers who are episodic writers and are ready to create a show," kata Matthews.

Ia menggambarkan perannya sebagai pemberi dukungan, mulai dari pendanaan, perkenalan, waktu pengembangan, hingga akses ke kolega di wilayah lain. Produser tetap memimpin secara kreatif.

Membangun Hubungan Jangka Panjang dengan Kreator

A Fábrica dari Brasil menempuh jalur serupa. Perusahaan yang bergerak di serial premium, film, dan sitkom ini mengembangkan beberapa proyek bersama penulis Raphael Montes, termasuk adaptasi dan serial orisinal.

Oliviera menekankan pentingnya hubungan jangka panjang dengan para kreator. Strateginya bukan memprediksi hit internasional berikutnya, melainkan menciptakan kondisi agar hit tersebut bisa muncul.

Pokeepsie Films memberikan contoh berbeda. Perusahaan yang dikenal lewat horor dan komedi itu masuk ke cerita young adult setelah Carolina Bang menemukan buku yang dibaca anggota keluarganya yang lebih muda. Ia jatuh cinta pada materinya dan menghabiskan bertahun-tahun untuk mewujudkan proyek tersebut.

"We do whatever we like," kata Bang. "If you have in mind to have a success, you will not have it. You have to believe in what you are doing."

Menolak Tren sebagai Resep

Matthews memperingatkan agar pelaku industri tidak memperlakukan riset pasar sebagai resep pengembangan. Menurut dia, niat membuat acara komersial justru sering membuat hasilnya tidak bagus, sehingga tidak komersial pula.

"You never set out to make a commercial show," ujarnya. "You come into the office and say, 'Guys, let's make a commercial show.' It won't be good. And therefore, it won't be commercial either."

Ia mencontohkan risiko mengikuti tren panel secara robotik. Jika seseorang mendengar bahwa pasar sedang mencari thriller lalu buru-buru mengembangkannya, genre itu bisa berubah sebelum proyek selesai.

Vairo menambahkan, produksi memang berisiko. Materi yang kuat pun bisa tersandung karena casting, pembiayaan, commissioning, atau berbagai variabel lain. Skala Banijay dinilai membantu menyerap sebagian risiko itu sementara tiap label tetap gesit mengambil keputusan kreatif.

"These guys can stay small, wind behind them, to come up with something big," kata Matthews.

Model lintas negara yang diterapkan Banijay dirancang bukan sebagai pabrik konten seragam, melainkan sebagai penghubung talenta kreatif. Pendekatan ini menegaskan satu hal di tengah pasar serial global yang makin ramai: kekuatan produksi tetap bertumpu pada penulis dan ide yang mereka bawa.

Sumber: variety.com

Follow tirainews.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks