Foto : ist

Berulangkali Bikin Masalah, Istri Oknum Perwira Polisi di Meranti Nyaris Diamuk Massa

Rabu, 10 Juli 2019 - 04:54:18 WIB

Tirainews.com - Berulangkali membuat masalah, istri oknum perwira polisi di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau nyaris diamuk massa Selasa (9/7/2019) malam. Ia tidak henti-hentinya membuat sensasi yang membuat kemarahan warga.

Beruntung, wanita berinisial RM itu selamat setelah diamankan aparat PolsekTebingtinggi. Sekitar pukul 20.30 Wib, kerumunan warga memadati rumah RM. Sementara aparat Kepolisian juga sudah berada di lokasi dan menjaga di depan pintu rumah tersebut.

"Halau saja dari kampung kami, jika perlu di tes urine. Macam sudah tak waras lagi asal cakap saja," teriak salah seorang warga di tengah kerumunan.

Selang beberapa saat, pihak Kepolisian langsung membawa RM masuk ke dalam mobil yang telah standby di sekitar lokasi. Wanita itu pun tampak tertunduk masuk kedalam mobil dengan menggunakan helm.

Loading...

Warga pun terus mengerumuni mobil aparat Kepolisian yang membawa wanita itu dengan memfoto dan memvideokan kejadian tersebut. Perlahan mobil berjalan, warga pun mulai membubarkan diri.

"Beruntung kepolisian cepat datang dan membawa pergi, kalau tidak tentu akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena warga makin terus berdatangan," ujar Mahmudin selaku Ketua RW 04 atau RW setempat.

Kata Mahmudin, dirinya selaku ketua RW sebenarnya sangat menyayangkan sampai terjadi seperti itu. 

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Selatpanjang Selatan Brigadir Solehudin mengungkapkan bahwa persoalan tersebut berawal dari chatingan di media sosial lewat inbox oleh RM ke warga setempat yang diduga berisikan ucapan yang kurang pantas sehingga memicu terjadinya peristiwa tersebut.

"Yang jelas kita amankan dulu biar tidak tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Mudah-mudahan persoalan ini  segera selesai," pungkasnya.

Seperti yang beredar di media sosial, banyak yang membagikan screenshot chatting wanita istri perwira polisi itu. Di dalam chatting tersebut, RM meminta RT setempat untuk mengusir para pemuda yang sering nongkrong di depan rumahnya. 

Dia juga mengatakan jika Kampung Baru tempat tinggalnya itu merupakan sarang Narkoba dan para pemuda yang nongkrong itu adalah para pemakainya.

Sebelumnya RM juga pernah bermasalah dengan kicauannya di media sosial, diantaranya mengatakan Kepulauan Meranti sarang Narkoba, termasuk menghina Bupati. 




Baca Juga Topik #hukrim+
Loading...
Tulis Komentar +
Berita Terkait+