Foto : net

Atasi Banjir, Walikota Pekanbaru Deadline Dinas PUPR

Senin, 14 Oktober 2019 - 21:23:23 WIB

Tirainews.com - Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT meminta peta sistem jaringan drainase segera dirampungkan. Dinas terkait ditarget menyelesaikan akhir tahun ini. 

Walikota mengakui, masih ada sejumlah drainase dan anak sungai yang tidak berfungsi dengan baik. Ia meminta Dinas PUPR segera melakukan normalisasi drainase. Agar normalisasi drainase berjalan baik, instansi itu diminta menyelesaikan peta sistem jaringan drainase. 

"Sistem jaringan, kalau satu titik saja macet maka semua akan terkendala. Peta induk mesti disempurnakan, karena banyak sungai-sungai yang mati dan tidak berfungsi dengan baik," kata Walikota, Senin (14/10/2019).

Ia menyebut, Dinas PUPR maupun Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru sudah melakukan normalisasi dan pembersihan di beberapa drainase yang ada. Namun, normalisasi seperti itu tidak dilakukan secara menyeluruh.

Loading...

"Di wilayah Tampan dan Payung Sekaki itu sudah kita masukkan alat berat untuk normalisasi aliran air. Tapi banjir seperti di Sudirman kemarin masih terjadi, karena normalisasi tidak dilakukan secara menyeluruh," jelasnya.

Ia memberikan target agar kepada Dimas terkait agar peta sistem jaringan drainase ini dapat segera diselesaikan. Sehingga masalah banjir dapat segera diatasi di Kota Pekanbaru.

"Kita targetkan akhir tahun ini peta itu sudah selesai," tegasnya.

Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution janji tuntaskan peta sistem jaringan drainase. Ditargetkan akhir tahun ini sudah selesai. 

"Peta induk drainase di Pekanbaru jadi skala prioritas tahun ini," kata Indra. 

Kondisi banjir di Pekanbaru diakuinya lantaran banyak sampah yang menyumbat di drainase. Ia mencontohkan seperti di Awal Bros dan di depan Telkomsel Jalan Hang Tuah.

"Tadi pagi sudah kita cek di Hang Tuah memang banyak kotoran di dalam drainasenya. Saya sudah instruksikan kepada tim operasional jalan supaya dilakukan pembersihan, mungkin lusa itu akan tuntas," jelasnya. 

Ia juga meminta anggotanya untuk masuk ke gorong-rorong untuk membersihkan sumbatan. "Drainase itukan membelah Jalan Sudirman, jadi saya minta orang masuk ke dalam untuk membersihkan supaya lancar," kata dia. 

Lanjutnya, di Jalan Sudirman di sekitar pasar pusat drainase kering cuma banyak sampah. Termasuk di depan BRI, depan Toba yang tempo hari banjir. Ia tidak menampik, gorong-rorong bisa diperlebar, namun membutuhkan biaya banyak.

"Mungkin saja bisa diperlebar, tetapi itu butuh biaya dan waktu. Sekarang juga kita sedang menyusun peta drainase dan sungai, itu akan menjadi perhatian kita supaya konsultannya bisa memberikan solusi kepada kita, akhir tahun ini selesai," kata dia. 

"Kalau sudah ada peta ini artinya kita sudah tahu titik skala prioritas di mana, kalau sekarang kan kita hanya kira-kira di mana," jelasnya. 




Baca Juga Topik #Pemko Pekanbaru+
Loading...
Tulis Komentar +
Berita Terkait+