Pencarian

Puluhan Sumur Bor Tidak Bisa Difungsikan di Hutan GSK

Rabu, 03 Maret 2021 • 21:16:18 WIB
Puluhan Sumur Bor Tidak Bisa Difungsikan di Hutan GSK

Tirainews.com - Puluhan sumur bor yang dibuat oleh Badan Restorasi Gambut (BRG) beberapa tahun lalu yang berada di hutan Giam Siak Kecil (GSK) atau yang lebih dikenal dengan hutan Biosfer yang berada di Desa Tasik Serai Kecamatan Talang Muandau Kabupaten Bengkalis Riau, tidak berfungsi.

Hal tersebut diketahui saat beberapa tim yang tergabung melakukan pemadaman Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) yang sudah terjadi beberapa pekan lalu di wilayah itu.

Pantauan di lokasi pada Selasa (3/3/2021), Sumur sumur bor yang dibuat oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas) dari BRG yang menelan anggaran APBN ratusan juta rupiah teresebut, sama sekali tidak berfungsi. 

Sementara pemerintah membuat sumur bor dihutan GSK itu, dipercaya sebagai langkah pencegahan dan penanggulangan karhutla. Pasalnya langkah tersebut bisa menjadi cara paling efesien untuk mendekatkan sumber air kelokasi rawan kebakaran. 

Parahnya lagi, disejumlah sumur bor tersebut dikelilingi semak rumput yang lebat. Hal itu menandakan bahwa tidak adanya pemeliharaan atau perawatan terhadap puluhan sumur bor tersebut pasca dibuat.

"Tujuan dibuatanya sumur bor itu sangat bagus, terlebih daerah ini rawan terjadi karhutla. Tapi apa jadinya kalau sumur bor tersebut tidak bisa difungsikan," ujar salah satu tokoh masyarakat yakni, Warsimin kepada wartawan.

Masih kata Warsimin, di setiap sumur bor tidak terlihat mesin penghisap/penyedot air dari sumur bor yang saat itu dibutuhkan untuk melakukan pemadaman karhutla yang telah menghanguskan ratusan hektar di daerah itu.

"Apa tidak ada pemeliharaan atau perawatan terhadap puluhan sumur bor pasca dibuat, apakah pokmasnya tidak berfungsi lagi, atau pertanggungjawabannya sampai selesai dibuat saja," ujarnya.

Saat disinggung siapa pengurus atau ketua pokmas pembuatan sumur bor yang berada di lokasi GSK tersebut, Warsimin tidak mengetahuinya. "Coba konfirmasi kepihak BRG saja, soalnya saya tidak tau," ujarnya.

Follow tirainews.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Redaksi
Profil Penulis Redaksi

Editor: Parlin

Lihat Profil

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks