Tirainews.com - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Kubu Pinang, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Ahad (20/7/2025) malam.
Tim HSE Operations PHR Zona Rokan bersama pemerintah daerah, TNI, dan Polri dikerahkan dalam operasi pemadaman ini dan kini tetap siaga menghadapi potensi Karhutla lanjutan di wilayah tersebut.
Tim PHR yang telah mendapat pelatihan intensif dan dilengkapi peralatan modern itu bertugas tidak hanya untuk merespons kebakaran, tetapi juga melakukan langkah-langkah pencegahan.
Beberapa di antaranya termasuk pemantauan titik panas secara real-time, patroli rutin di area rawan, serta sosialisasi kepada masyarakat.
General Manager PHR Zona Rokan Andre Wijanarko menegaskan, keselamatan dan keberlanjutan lingkungan merupakan prioritas utama PHR. “Kami yakin dengan kemampuan tim kami untuk merespons setiap potensi kebakaran secara cepat dan tepat. Ini bentuk komitmen kami menjaga keberlanjutan operasi dan keamanan lingkungan,” kata Andre.
Selain di Kubu Pinang, tim pemadam HSE Ops PHR juga diterjunkan di beberapa titik lain yang terdampak Karhutla, seperti Kecamatan Balai Jaya, Bangko Pusako, dan wilayah lainnya termasuk Dumai, Duri, Minas, Libo, Petapahan, dan Rumbai.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heriawan yang meninjau langsung lokasi kebakaran di Kecamatan Kubu mengungkapkan bahwa api telah membakar lebih dari 100 hektare lahan dalam empat hari terakhir. Ia meminta dukungan dan doa masyarakat agar kebakaran ini tidak memperburuk citra Riau secara nasional maupun internasional.
“Kami tegaskan akan menindak tegas pelaku pembakaran. Jangan lagi membuka lahan dengan cara dibakar,” ujar Kapolda.
Ia menyebutkan, hingga saat ini Polda Riau telah menangani 39 kasus Karhutla, beberapa di antaranya sudah dilimpahkan ke kejaksaan.
PHR menyatakan akan terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan BPBD, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat untuk mengantisipasi dan menangani Karhutla secara terpadu dan efektif.