TIRAINEWS.COM — Kabar kembalinya Toyota MR2 semakin menguat setelah laporan dari Carscoops yang dikutip pada Rabu (26/8) membeberkan sejumlah spesifikasi kunci. Generasi penerus mobil sport yang legendaris itu dijadwalkan meluncur pada 2028 dan akan mengadopsi DNA balap yang jauh lebih agresif dari pendahulunya.
Mesin Turbo 2.0 Liter dengan Tenaga Hingga 600 HP
Jantung pacu MR2 baru dikabarkan menggunakan mesin turbo empat silinder berkapasitas 2.0 liter dengan kode G20E. Pada versi standar, mesin ini diperkirakan mampu menyemburkan tenaga 400–450 hp (406–456 PS).
Namun, potensi terbesarnya ada pada versi balap yang konon bisa menembus 600 hp (608 PS). Jika terealisasi, bukan tidak mungkin Toyota akan menghadirkan varian jalan raya ekstrem dengan tenaga sekitar 500 hp (507 PS) yang tetap mematuhi regulasi kebisingan dan emisi.
Mengapa Toyota Beralih ke Sistem AWD?
Selain mesin yang gahar, MR2 terbaru juga diprediksi akan mengadopsi sistem penggerak semua roda (AWD). Langkah ini diambil untuk mengurangi beban pada ban depan dan menekan gejala understeer parah yang kerap terjadi pada mobil bermesin depan berdaya besar.
Kepala Gazoo Racing, Tomoya Takahashi, bahkan mengakui bahwa MR2 generasi lama memiliki karakter yang liar. "Apa yang membuat mobil tersebut dapat berbelok dengan sangat baik juga membuatnya mudah berputar di tikungan," ujarnya. Dengan hadirnya AWD, energi rotasi justru diharapkan bisa membantu menarik mobil melewati tikungan dengan lebih stabil.
Desain dan Identitas Baru di Bawah Bendera GR
Dari segi desain, konsep FT-Se yang diperkenalkan pada 2023 diyakini menjadi acuan desain final. Meski prototipe yang diuji masih tertutup kamuflase tebal, Toyota sebelumnya telah menguji teknologi MR2 melalui prototipe GR Yaris bermesin tengah.
Kabar paling mengejutkan adalah MR2 versi modern ini disebut tidak akan menggunakan logo Toyota, mengikuti langkah GR GT yang lebih dulu beredar. Keputusan ini diduga kuat belajar dari kesuksesan Gazoo Racing (GR) yang berkembang menjadi merek performa independen, mirip dengan posisi Lexus sebagai divisi mobil mewah Toyota.
Hingga kini, Toyota belum memberikan konfirmasi resmi terkait detail akhir sistem penggerak, harga, maupun nama produksi. Namun, antusiasme penggemar mobil sport di seluruh dunia sudah menguat sejak kabar ini pertama kali beredar.