Pencarian

5 Film Baru di Netflix, Mubi, dan HBO Max Akhir Pekan Ini

Sabtu, 03 Oktober 2026 • 15:41:01 WIB
5 Film Baru di Netflix, Mubi, dan HBO Max Akhir Pekan Ini
Lima film baru tayang di layanan streaming pada akhir pekan pertama Oktober.

TIRAINEWS.COM — Lima film baru mendarat di layanan streaming pada akhir pekan pertama Oktober, dari drama Tyler Perry sampai horor kanibal Midsommar. Pilihan tahun ini condong ke horor dan animasi dewasa, dengan satu judul yang sempat tertahan tiga tahun sebelum akhirnya tayang. Berikut rincian tiap judul plus alasan kenapa layak atau tidak masuk daftar tontonan Anda.

Oktober baru dimulai, dan awal bulan selalu membawa stok film baru di layanan streaming. Pekan ini, Netflix, Mubi, Hulu, HBO Max, dan platform PVOD mengisi katalog dengan campuran horor, drama keluarga, dan animasi live-action. Sebagian besar judul menyasar penonton dewasa, bukan tontonan keluarga.

Kebetulan atau tidak, empat dari lima judul di daftar ini bergenre horor atau thriller. Satu judul animasi jadi pengecualian. Berikut ulasan singkat masing-masing, lengkap dengan platform tempat menontonnya.

1. Tyler Perry's Doing Life (Netflix)

Film Tyler Perry dan pelanggan Netflix sudah seperti pasangan yang sulit dipisahkan. Karena itu, judul terbaru ini kemungkinan besar langsung menembus daftar 10 besar Netflix dalam waktu singkat.

Naomi Baker berperan sebagai Anika, seorang ibu tunggal sekaligus petugas lapas yang berjuang menata hidupnya. Ia kembali bertemu Carousel (Jay Reeves), mantan narapidana yang sudah berubah dan punya bakat terpendam. Carousel pernah menyelamatkan Anika saat kerusuhan di penjara.

Hubungan keduanya berkembang, lalu berbelit seperti drama khas Perry: romansa tak terduga, penebusan, konflik keluarga, dan kesempatan kedua untuk cinta. Untuk kritikus, film ini mungkin bukan tontonan favorit. Tapi kalau melihat rekam jejak Perry di Netflix, judul ini sepertinya memang dirancang menemani sore akhir pekan yang santai.

2. Teenage Sex and Death at Camp Miasma (Mubi)

Sutradara Jane Schoenbrun kembali setelah "I Saw The TV Glow" mendapat banyak perhatian. Kali ini mereka membawa horor yang eksploratif dan campy tentang bagaimana budaya pop membentuk identitas di era serba online.

Ceritanya berpusat pada Kris Williams (Hannah Einbinder), sineas muda yang diberi kesempatan menghidupkan lagi waralaba slasher Camp Miasma setelah sekuelnya makin mengecewakan. Kris melacak Billy Presley (Gillian Anderson), bintang film aslinya yang kini hidup menyendiri di kamp terbengkalai tempat film itu dulu dibuat.

Pertemuan keduanya berubah arah. Kekaguman profesional Kris pada sang mantan bintang bergeser jadi malam penuh hasrat, yang kemudian menarik perhatian si pembunuh ikonik waralaba itu, Little Death. Bagi penonton Mubi yang suka horor non-konvensional, judul ini masuk daftar wajib.

3. Coyote vs. Acme (PVOD)

Setelah tiga tahun tertahan, "Coyote vs. Acme" akhirnya tayang tahun ini dan kini bisa dibeli atau disewa setelah meraup pendapatan box office sekitar USD 110 juta.

Film ini menggabungkan live-action dan animasi ala "Who Framed Roger Rabbit". Karakter ikonik Looney Tunes itu menggugat ACME Corporation setelah produk-produk mereka, dari anvil sampai bom, terus gagal dan menggagalkan usahanya menangkap Roadrunner. Ia menyewa pengacara billboard (Will Forte) untuk membawa ACME ke pengadilan, dan terungkap bahwa lini produk mereka mungkin memang cacat sejak desain.

Ini kisah underdog yang maknanya berubah setelah drama panjang di balik perilisannya. Kritikus menyambutnya baik, tercermin dari skor 96% di Rotten Tomatoes. Penggemar animasi sebaiknya menyempatkan menonton sekarang lewat Prime Video atau Apple.

4. Midsommar (Hulu)

Midsommar termasuk horor paling mengganggu soal bahaya pemikiran kelompok yang membuat kultus bisa tumbuh. Yang membuatnya efektif adalah cara film ini keluar dari estetika horor biasa: hampir seluruh cerita terjadi di padang rumput indah di bawah terik musim panas Swedia.

Dani (Florence Pugh), mahasiswa Amerika yang sedang berduka, ikut pacarnya dan teman-temannya ke desa terpencil di Swedia untuk festival pertengahan musim panas. Awalnya komunitas itu tampak ramah, dan tradisi mereka lebih menarik daripada menakutkan. Seiring berjalannya perayaan, upacara mereka berubah berdarah dan satu per satu anggota rombongan menghilang.

Dani dan yang lain akhirnya mengetahui kenyataan mengerikan di balik ritual desa itu, dan sadar mereka terjebak dalam sesuatu yang mungkin tak bisa mereka hindari. Bagi yang belum pernah menonton, ini kesempatan bagus memulai musim horor.

5. Evil Dead Burn (HBO Max)

HBO Max baru saja mendapat entri terbaru waralaba "Evil Dead", dan ini mungkin yang paling sadis sejauh ini. Kalau Anda tahan melihat darah palsu berlimpah dan adegan menjijikkan, judul ini cocok untuk musim horor.

Setelah suaminya yang kasar meninggal, Alice (Souheila Yacoub) bertemu kembali dengan keluarga mendiang suaminya untuk berkabung. Duka mereka berubah jadi mimpi buruk ketika setan mulai merasuki dan membunuh keluarga itu demi mencari sebuah belati kuno.

Berbeda dari entri sebelumnya, "Evil Dead Burn" banyak meninggalkan humor gelap khas waralaba ini dan memilih pendekatan yang lebih bengkok dan mengganggu. Pilihan ini bisa memecah penggemar lama, tapi untuk penonton baru yang mencari horor murni, ini justru daya tariknya.

Mana yang Sebaiknya Ditonton Duluan?

  • Butuh tontonan santai: Tyler Perry's Doing Life — drama emosional yang cocok untuk sore akhir pekan.
  • Suka horor eksperimental: Teenage Sex and Death at Camp Miasma di Mubi, tapi siapkan ekspektasi non-linear.
  • Ingin tontonan keluarga: Coyote vs. Acme, satu-satunya judul ramah anak di daftar ini.
  • Horor klasik yang wajib ditonton: Midsommar, kalau belum pernah, ini saatnya.
  • Penggemar gore: Evil Dead Burn, dengan catatan tidak untuk penonton sensitif.

Dari lima judul ini, tidak ada yang benar-benar baru dari sisi formula. Netflix masih mengandalkan drama Perry, Mubi konsisten dengan pilihan horor arthouse, dan HBO Max mengandalkan waralaba lama. Yang menarik justru "Coyote vs. Acme", karena perjalanan produksinya yang berliku membuat kisah underdog-nya terasa lebih nyata di luar layar.

Sumber: tomsguide.com

Follow tirainews.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks