TIRAINEWS.COM — Pertemuan yang berlangsung di Jakarta itu menjadi ajang transfer pengetahuan bagi Timor-Leste yang tengah merancang sistem jaminan sosial bagi pegawai negerinya. Delegasi diterima langsung oleh Direktur Perencanaan dan Aktuaria TASPEN, Ibnu Hasyim. Fokus pembahasan meliputi mekanisme pembayaran manfaat pensiun, transformasi layanan digital, hingga reformasi tata kelola yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Corporate Secretary TASPEN, Henra, menegaskan keterbukaan perseroan untuk berbagi pengalaman dengan lembaga pengelola pensiun di kawasan.
"TASPEN sangat terbuka untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam pengelolaan jaminan sosial dan layanan pensiun ASN," kata Henra dalam keterangan resmi, Rabu (26/8).
"Kunjungan ini menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman dan pembelajaran mengenai pengelolaan pensiun, khususnya bagaimana transformasi digital dan penguatan tata kelola dapat menghadirkan layanan yang semakin mudah, cepat, aman, dan berorientasi pada kebutuhan peserta," ujarnya.
Rujukan Regional Pengelola Dana Pensiun ASN
Kiprah TASPEN di tingkat regional bukanlah hal baru. Perusahaan pernah dipercaya menjadi Ketua pertama Asian Civil Service Pension Association (ACSPA) serta menjadi tuan rumah Asian Civil Service Pension Forum (ACSPF) 2023 di Jakarta. Forum tersebut menjadi wadah bagi lembaga pengelola jaminan sosial Asia untuk saling bertukar praktik terbaik.Kepercayaan serupa juga datang dari sejumlah negara tetangga. Sebelum Timor-Leste, TASPEN telah menerima kunjungan studi banding dari: - Government Employees Pension Service (GEPS) Korea Selatan - Kumpulan Wang Persaraan Diperbadankan (KWAP) Malaysia - Tabung Amanah Pekerja (TAP) Brunei Darussalam - National Social Assistance Fund (NSAF) Kamboja
Reformasi Birokrasi dan Target Asta Cita
Pertukaran pengalaman lintas negara ini berjalan seiring dengan upaya internal TASPEN meningkatkan kualitas layanan. Selain mencatatkan CSI 98,7, perseroan juga berkomitmen menghadirkan layanan yang lebih responsif bagi peserta pensiunan dan ASN aktif.Bagi pemerintah, penguatan tata kelola dana pensiun ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Fokusnya pada reformasi birokrasi dan transformasi digital pelayanan publik yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Melalui berbagai kolaborasi ini, TASPEN ingin menegaskan posisinya sebagai pusat unggulan (Center of Excellence) dalam pengelolaan jaminan sosial ASN dan pejabat negara di Indonesia.
Dengan adanya kunjungan dari Timor-Leste, diharapkan terjalin kerja sama antarlembaga yang lebih erat untuk membangun sistem pensiun yang inklusif dan berkelanjutan di kawasan.