Pencarian

Heatstroke Saat Cuaca Panas: Kenali Gejala yang Perlu Diwaspadai

Sabtu, 05 September 2026 • 07:43:01 WIB
Heatstroke Saat Cuaca Panas: Kenali Gejala yang Perlu Diwaspadai
Seorang petugas penyiram tanaman beraktivitas di bawah terik matahari saat suhu udara tinggi di Jakarta.

TIRAINEWS.COM — Sengatan panas atau heatstroke bukan sekadar kelelahan biasa. Kondisi ini terjadi ketika mekanisme tubuh untuk mendinginkan diri gagal, sehingga suhu inti bisa menembus angka 40 derajat Celsius. Jika dibiarkan, fungsi otak, jantung, hingga ginjal berisiko mengalami komplikasi serius.

Paparan sinar matahari yang terik dalam waktu lama atau aktivitas fisik berat di luar ruangan menjadi pemicu paling umum. Saat tubuh kehilangan kemampuan mengeluarkan keringat sebagai pendingin alami, panas justru terperangkap di dalam tubuh dan mengganggu organ vital.

Siapa yang Paling Rentan?

Kelompok yang paling berisiko mengalami heatstroke adalah mereka yang bekerja di lapangan, atlet, lansia, dan anak-anak. Aktivitas berat di luar ruangan saat puncak panas matahari juga memperbesar peluang terjadinya kondisi ini.

Orang dengan kondisi kesehatan tertentu yang memengaruhi kemampuan tubuh mengatur suhu juga perlu ekstra waspada. Tubuh yang tidak bisa beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan suhu lingkungan akan lebih mudah mengalami gangguan.

Tanda yang Perlu Diwaspadai

Gejala heatstroke biasanya muncul bertahap dan bisa memburuk dengan cepat. Suhu tubuh yang sangat tinggi disertai kulit terasa panas dan kering menjadi indikator utama. Meski begitu, pada sebagian kasus, kulit penderita masih bisa berkeringat.

Pusing, sakit kepala, lemas, mual, hingga muntah kerap menyertai kondisi ini. Denyut jantung dan napas yang menjadi lebih cepat juga merupakan sinyal bahwa tubuh sedang berjuang melawan panas berlebih. Pada tahap lebih berat, penderita bisa mengalami kebingungan, penurunan kesadaran, bahkan kejang.

Langkah Pertolongan yang Perlu Diketahui

Heatstroke adalah kondisi darurat yang membutuhkan penanganan medis segera. Jangan menunggu gejala memburuk untuk mencari pertolongan, terutama jika penderita sudah menunjukkan tanda kebingungan atau penurunan kesadaran.

Sambil menunggu bantuan medis, pindahkan penderita ke tempat yang lebih sejuk dan teduh. Dinginkan tubuh secara perlahan dengan kompres basah pada area leher, ketiak, dan selangkangan untuk membantu menurunkan suhu tubuh.

Jika kondisi tidak membaik atau gejala semakin parah, segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat. Penanganan yang cepat menentukan risiko komplikasi yang mungkin terjadi pada organ tubuh.

Cuaca panas memang tidak bisa dihindari, tetapi risiko heatstroke bisa ditekan dengan mengenali batas kemampuan tubuh dan tidak memaksakan diri beraktivitas di bawah terik matahari terlalu lama.

Sumber: okinews.disway.id

Follow tirainews.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks