SIAK — Penanganan karhutla di Kabupaten Siak tidak hanya mengandalkan personel di lapangan. Biro Logistik Polda Riau mengoperasikan sejumlah drone dengan fungsi berbeda untuk mempercepat proses pemadaman di Desa Suka Mulia, Kecamatan Dayun.
Karolog Polda Riau Kombes Imran Amir mengatakan, dua jenis drone dikerahkan untuk kebutuhan deteksi dan pemadaman. Drone Surveillance berfungsi memetakan kondisi lokasi serta mengidentifikasi titik api, sementara pemadaman dilakukan dengan Drone BVD-M16 Fire Fighter.
“Kami menggunakan Drone Surveillance untuk mendeteksi titik api dan memetakan kondisi di sekitar lokasi kebakaran. Setelah titik yang membutuhkan penanganan teridentifikasi, pemadaman dilakukan menggunakan Drone BVD-M16 Fire Fighter,” kata Imran, Selasa (8/9/2026).
Dokumentasi Udara dengan DJI Mavic 3
Selain dua unit tersebut, tim juga membawa DJI Mavic 3 untuk mendokumentasikan perkembangan penanganan karhutla. Foto dan video dari udara menjadi bahan evaluasi bagi petugas di lapangan.
“Drone dapat membantu mendeteksi keberadaan api, melihat situasi dari udara, kemudian mendukung pemadaman pada titik yang telah teridentifikasi,” jelasnya.
Sebanyak tujuh personel diterjunkan untuk mengoperasikan seluruh perangkat tersebut. Mereka bertugas memastikan proses deteksi hingga pemadaman berjalan sesuai kebutuhan di lokasi.
Kecepatan dan Ketepatan Jadi Kunci
Kabid Humas Polda Riau Kombes Akmadi menegaskan, penggunaan drone merupakan bagian dari penguatan penanganan karhutla. Kombinasi kekuatan personel dan teknologi dinilai mampu mempercepat respons di lapangan.
“Penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan dan ketepatan. Teknologi membantu kita mengetahui kondisi lapangan secara lebih cepat, tetapi tetap terintegrasi dengan kerja personel yang melakukan pemadaman dan pendinginan di darat,” kata Akmadi.
Ia menambahkan, pihaknya terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran. Berbagai peralatan yang tersedia akan dioptimalkan untuk mendukung kerja personel.
“Kami ingin setiap potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani secepat mungkin sebelum meluas. Karena itu, patroli, deteksi dini, kekuatan personel dan pemanfaatan teknologi terus kami maksimalkan,” tegasnya.
Imbauan untuk Masyarakat
Polda Riau mengingatkan warga agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat diminta segera melapor kepada petugas apabila menemukan kebakaran atau indikasi munculnya titik api di lingkungan sekitar.
Penanganan cepat dinilai penting untuk mencegah api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.