TIRAINEWS.COM — Apple dikabarkan tengah menyiapkan iPhone Duo, perangkat lipat pertamanya, yang diprediksi bakal menantang dominasi foldable Android meski kalah di atas kertas. Sejumlah bocoran dan analisis menunjukkan keunggulan utama iPhone Duo bukan pada spesifikasi, melainkan pada integrasi hardware dan software yang lebih matang. Simak alasan mengapa perangkat ini berpotensi mengubah peta persaingan ponsel lipat.
Apple belum resmi meluncurkan iPhone Duo, tetapi perangkat lipat ini sudah menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan pengamat teknologi. Berbagai bocoran dan analisis awal menunjukkan bahwa iPhone Duo tidak akan menang di atas kertas melawan foldable Android seperti Xiaomi 18 Fold atau Samsung Galaxy Z Fold 8. Namun, ada satu faktor yang membuatnya berpotensi unggul: optimasi software dan ekosistem aplikasi.
Dalam sebuah video review yang sudah ditonton lebih dari 16 juta kali, kanal YouTube Mrwhosetheboss membandingkan Xiaomi 18 Fold dengan iPhone Duo berdasarkan bocoran yang beredar. Hasilnya, Xiaomi 18 Fold memang unggul di banyak aspek hardware, tetapi sejumlah kelemahan mulai terlihat saat diuji lebih dalam.
Keunggulan Hardware Xiaomi 18 Fold di Atas Kertas
Xiaomi 18 Fold menawarkan sejumlah spesifikasi yang tampak lebih menggoda dibanding iPhone Duo. Berikut poin-poin keunggulannya menurut analisis tersebut:
- Bobot lebih ringan
- Desain lebih tipis
- Dilengkapi kamera telefoto
- Baterai berkapasitas lebih besar
- Pengisian daya lebih cepat
- Multitasking lebih fleksibel
- Layar lebih terang
- Harga ratusan dolar lebih murah
Meski demikian, keunggulan tersebut tidak serta-merta membuat Xiaomi 18 Fold menjadi pilihan yang lebih baik. Ada beberapa catatan penting yang muncul saat perangkat diuji secara lebih mendalam.
Kelemahan Xiaomi 18 Fold yang Mulai Terkuak
Dari sisi material, Xiaomi 18 Fold menggunakan rangka aluminium yang dinilai kurang kokoh dibandingkan rangka titanium pada iPhone Duo. iPhone Duo juga dikabarkan memiliki sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap air dan debu, sesuatu yang tidak dimiliki Xiaomi 18 Fold.
Layar lipat Xiaomi 18 Fold juga masih menunjukkan lipatan yang lebih terlihat karena tidak dilengkapi teknologi nano-texture seperti pada iPhone Duo. Yang lebih mengganggu, dalam pengujian tersebut ditemukan suara klik yang mengkhawatirkan saat perangkat dibuka dan ditutup berulang kali.
Optimasi Software Jadi Pembeda Utama
Alasan sesungguhnya mengapa iPhone Duo diprediksi unggul bukan terletak pada spesifikasi, melainkan pada bagaimana Apple mengoptimalkan sistem operasi dan aplikasi untuk faktor bentuk lipat. Xiaomi dinilai hanya menjalankan OS regulernya pada perangkat lipat, yang terkadang menghasilkan tampilan janggal dan kurang rapi.
Apple dilaporkan merancang ulang dock pada iPhone Duo agar berada di sisi kanan, sehingga lebih mudah dijangkau baik saat layar tertutup maupun terbuka. Pengaturan kontrol aplikasi juga disesuaikan dengan aspek rasio yang lebih lebar, memungkinkan pengguna melihat lebih banyak konten.
Selain itu, iOS 27 dikabarkan dirancang agar iPhone Duo dapat bereaksi terhadap lipatan perangkat. Misalnya, saat perangkat dilipat setengah dalam mode Safari, keyboard akan otomatis muncul di bagian bawah layar. Ketika perangkat berdiri tegak, pengguna bisa menampilkan kalender di sisi kiri dan foto favorit di sisi kanan.
Apple juga menyediakan API bagi pengembang agar aplikasi dapat "membaca" sudut engsel perangkat. Dalam sebuah wawancara dengan kanal YouTube Donald Decodes, Craig Federighi dari Apple mengonfirmasi bahwa akurasi pembacaan sudut mencapai 5 derajat.
"We make those things so that as a developer you're not having to operate on how many degrees [it's] open," ujar Federighi. "We can deliver a really standard and consistent experience across apps."
Sementara itu, Samsung dikabarkan telah meninggalkan fitur serupa bernama Flex mode pada Galaxy Z Fold 8 dan hanya menyimpannya untuk Galaxy Z Fold 8 Ultra. Menurut Avi Greengart, pendiri dan analis utama di Techsponential, langkah Apple ini justru menjadi keunggulan tersendiri.
"There are choices that Samsung previously tried that Apple is