Logo Tirainews.com

Terjebak di Kebun Warga, BBKSDA Evakuasi dan Translokasi Gajah Sumatera

Terjebak di Kebun Warga, BBKSDA Evakuasi dan Translokasi Gajah Sumatera

Tirainews.com - Dua ekor gajah liar sumatera (Elephas maximus sumatranus) berjenis kelamin jantan berusia 7 dan 10 tahun dievakuasi setelah satu bulan  terjebak di kebun warga Desa Semelinang, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, Jumat (20/8/2022) lalu. 

Gajah liar yang diberi nama Kaesang dan Dodo berhasil dipindahkan setelah ditarik tiga ekor gajah jinak dan diangkut menggunakan mobil truk. Kepala Bidang KSDA Wil I Andri Hansen Siregar menjelaskan, evakuasi gajah dan translokasi dua ekor gajah sumatera liar ini dilakukan karena kedua satwa tersebut telah merusak kebun warga Desa Semelinang selama satu bulan.

Evakuasi dua gajah liar yang diberi nama Kaesang dan Dodo ini melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Balai Besar KSDA Riau, Balai TNTN, Polsek Peranap, Yayasan TNTN, PT Rimba Peranap Indah, PT Rimba Lazuardi dan PT Bintang Riau Sejahtera.

"Untuk mengevakuasi Kaesang dan Dodo, petugas gabungan melibatkan tiga ekor gajah latih bernama Yopi, Bangkin dan Indah yang dibawa dari Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas," tambah Hansen.

Sebelumnya tim gabungan telah beberapa kali melakukan upaya penggiringan ke habitatnya namun belum berhasil. Selain itu, telah ditemukan beberapa barang yang diduga mengancam hidup gajah liar ini, sehingga perlu dilakukan langkah translokasi.

Hansen mengatakan, sebelumnya kita telah melakukan mobilisasi seluruh tim ke lokasi dan berkoordinasi serta sosialisasi kegiatan kepada pihak pemerintah daerah maupun aparat setempat pada Rabu (18/8/2021).

Lanjut Hansen, pada kamis (19/8/2021) sekitar pukul 02.30 wib dinihari tim medis dan tim evakuasi bersama gajah latih tiba di lokasi, dan menempatkan gajah latih di kebun masyarakat yang telah disepakati serta berkoordinasi keamanan saat pelaksanaan maupun akses jalan dari lokasi evakuasi menuju translokasi untuk segera disiapkan.

"Pada pukul 18.00 wib, gajah liar mendekati dan makan bersama dengan gajah latih, kemudian tim akhirnya memutuskan untuk segera dilakukan tindakan evakuasi," tambahnya.

Dua gajah liar tersebut berhasil ditangkap sekitar pukul 24.00 wib. Proses evakuasi berjalan cukup panjang dan berhasil dinaikan kedalam truk sekitar pukul 04.00 wib dinihari,ujar hansen.

Selanjutnya, gajah kaesang dan dodo diangkut ke lokasi translokasi menuju kawasan Taman Nasional Teso Nilo dengan akses melewati PT BRS, PT RPI dan PT RLZ. Gajah tiba di lokasi pelepasliaran yang berada diperbatasan antara kawasan Konsesi perusahaan dan kawasan TNTN pada Jumat (20/8/2021) pukul 09.00 wib.

"Gajah liar berhasil dilepasliarkan dan bergabung dengan kelompoknya yang berada pada salah satu kantong Gajah yang ada di Provinsi Riau," jelasnya.

"Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersama melakukan upaya evakuasi dan translokasi. Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kecamatan Peranap dan sekitarnya yang telah kondusif serta tidak anarkis terhadap satwa Gajah sumatera," ungkap Hansen.